{"id":265,"date":"2016-09-26T11:30:38","date_gmt":"2016-09-26T04:30:38","guid":{"rendered":"http:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/?p=265"},"modified":"2016-09-26T11:30:38","modified_gmt":"2016-09-26T04:30:38","slug":"tampil-perfect-dan-bekerja-ikhlas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/2016\/09\/26\/tampil-perfect-dan-bekerja-ikhlas\/","title":{"rendered":"Tampil Perfect dan Bekerja Ikhlas"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_192\" style=\"width: 211px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-192\" class=\" wp-image-192\" src=\"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/LH03-36.jpg\" alt=\"dr. Nanda Earlia, SP.KK, FINSDV Sekretaris Komite Mutu dan Keselamatan Pasien (KMKP)\" width=\"201\" height=\"229\" srcset=\"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/LH03-36.jpg 600w, https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/LH03-36-263x300.jpg 263w\" sizes=\"auto, (max-width: 201px) 100vw, 201px\" \/><p id=\"caption-attachment-192\" class=\"wp-caption-text\">dr. Nanda Earlia, SP.KK, FINSDV<br \/>Sekretaris Komite Mutu dan Keselamatan Pasien (KMKP)<\/p><\/div>\n<p>&#8220;DI SETIAP momen, saya selalu berupaya melakukan segala sesuatu dengan fokus dan ikhlas.\u00a0Saya on target dengan apa-apa yang saya kerjakan. <em>Do the best you can, not being the best<\/em> .\u201d Begitulah sepenggal sikap batin dokter Nanda Earlia, saat ditemui dan berbincang di ruang kerjanya, Rabu (10\/8) pagi.<\/p>\n<p>Dokter cantik, kelahiran Sigli, 19 Juni 1975 ini, menyebutkan, pelayanan atau merawat pasien sampai sembuh butuh kesabaran dari sang dokter. Sebab menurut wanita paruh baya ini, selain membantu menyembuhkan, seorang dokter juga memiliki tugas menjaga rasa optimisme pasien.<\/p>\n<p>Idealisme inilah yang terus dipegang teguh oleh alumni SMAN 3 Banda Aceh yang senantiasa menjaga penampilan saat dalam kesehariannya.<\/p>\n<p>Ya&#8230; berbincang dengan pengasuh mata kuliah Tropical Dermatologi Unsyiah ini, kian menambah cakrawala pengetahuan kita tentang pelayanan medis, tak terkecuali juga terkait kesehatan kulit, yang hampir setiap orang pasti mendambakan kulit yang sehat, segar dan bersinar.<\/p>\n<blockquote><p>Program Keselamatan Pasien atau IKP merupakan never ending process, karena itu diperlukan budaya termasuk motivasi tinggi untuk bersedia melaksanakan program ini secara berkelanjutan. Bagaimanapun, keselamatan pasien adalah prioritas<\/p><\/blockquote>\n<p>Bernama lengkap dr. Nanda Earlia, SP.KK, FINSDV. Saat ini, perempuan ramah ini menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medis di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Wanita cerdas berpembawaan tenang ini, juga dipercayai sebagai Sekretaris Komite Mutu dan Keselamatan Pasien (KMKP).<\/p>\n<p>Nanda mengungkapkan, salah satu program KMKP di RSUD dr. Zainoel Abidin adalah melakukan pencatatan semua insiden keselamatan pasien, seperti Kondisi Potensial Cedera (KPC), Kejadian Tidak Cedera (KTC), Kejadian Nyaris Cedera (KNC), Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), dan Kejadian Sentinel. \u201cProgram Keselamatan Pasien atau IKP merupakan never ending process , karena itu diperlukan budaya termasuk motivasi tinggi untuk bersedia melaksanakan program ini secara berkelanjutan. Bagaimanapun, keselamatan pasien adalah prioritas,\u201d papar Nanda Dijelaskannya, insiden keselamatan pasien (IKP) merupakan setiap kejadian yang berpotensi atau mengakibatkan harm\/cedera yang tidak seharusnya terjadi. \u201cJadi, pelaporan insiden merupakan hal penting, karena pelaporan akan menjadi awal proses pembelajaran untuk mencegah kejadian yang sama terulang kembali,\u201d imbuh pemilik Nayla Skin Center tersebut.<\/p>\n<p>Untuk itu, kata Nanda, diperlukan dukungan dan motivasi, khususnya dari pihak manajemen rumah sakit dan seluruh pihak terkait untuk memberikan reward dan feedback dalam bentuk perbaikan dan pembelajaran, kepada unit kerja terkait. Khususnya yang telah memberikan laporan sehingga kejadian yang sama tidak terulang di kemudian hari. \u201cSistem pelaporan insiden keselamatan pasien dijamin keamanannya, bersifat rahasia, anonim (tanpa identitas) dan tidak mudah diakses oleh yang tidak berhak,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Nah, pelaporan insiden tersebut, terang Nanda, ditujukan untuk menurunkan insiden dan mengoreksi sistem dalam rangka meningkatkan keselamatan pasien dan tidak untuk menyalahkan orang ( no blame culture ).<\/p>\n<p>Dokter Nanda berharap, petugas rumah sakit yang menemukan insiden dapat melaporkan kepada atasan langsung untuk dilakukan grading.\u201d Bagi unit yang mengetahui tetapi tidak melaporkannya, pihak manajemen rumah sakit tidak akan tinggal diam.<\/p>\n<p>Pemberlakuan punishment kepada unit yang tidak melapor akan menjadi pilihan tepat,\u201d tegas ibu dari M. Neza Maulana dan Nayla Fitria.<\/p>\n<p>Senyum sang dokter sontak mengembang, ketika ditanyai solusi dalam menghadapi stress atau letih dalam beraktivitas. Apalagi sudah menjadi rahasia umum jika pekerja medis kerap dituntut untuk tampil sempurna dalam melayani pasien.<\/p>\n<p>Kuncinya adalah ikhlas bekerja, kata dokter Spesialis Kulit &amp; Kelamin ini.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita bekerja dengan ikhlas pasti gak terasa letih. Menurut saya ikhlas memainkan peran esensial dan sebagai radar motivator yang terpancar dari hati kita,\u201d pungkas Nanda Earlia, membeberkan solusi.(rid)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;DI SETIAP momen, saya selalu berupaya melakukan segala sesuatu dengan fokus dan ikhlas.\u00a0Saya on target dengan apa-apa yang saya kerjakan. Do the best you can, not being the best .\u201d Begitulah sepenggal sikap batin dokter Nanda Earlia, saat ditemui dan berbincang di ruang kerjanya, Rabu (10\/8) pagi. Dokter cantik, kelahiran Sigli, 19 Juni 1975 ini, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-265","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bintang-kita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/265","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=265"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/265\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":266,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/265\/revisions\/266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=265"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=265"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=265"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}