{"id":508,"date":"2017-12-28T23:39:09","date_gmt":"2017-12-28T16:39:09","guid":{"rendered":"http:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/?p=508"},"modified":"2017-12-28T23:39:09","modified_gmt":"2017-12-28T16:39:09","slug":"masyarakat-aceh-diminta-berhenti-merokok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/2017\/12\/28\/masyarakat-aceh-diminta-berhenti-merokok\/","title":{"rendered":"Masyarakat Aceh Diminta Berhenti Merokok"},"content":{"rendered":"<p>SEKRETARIS Daerah Aceh, Drs. Dermawan, MM mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menggiatkan kesehatan keluarga melalui olahraga, cek kesehatan, dan makan buah serta sayur. \u201cDi samping itu, ada tambahan lagi, yaitu kurangi dan berhenti merokok karena konsumsi rokok juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat kita,\u201d kata Sekda Dermawan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-\u00ad53 di halaman Kantor Gubernur Aceh baru\u00ad-baru ini. Dermawan mengatakan, pendekatan kesehatan keluarga perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat, karena\u00a0 membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat dimulai dari lingkungan keluarga.<\/p>\n<p><!--more-->Menurutnya, Pemerintah Aceh terus berusaha meningkatkan akses pelayanan kesehatan baik di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten bahkan ke pelosok desa tanpa terkecuali. \u201cSaya menghimbau rekan\u00adrekan di daerah kabupaten\/kota, di Puskesmas untuk benar\u00adbenar melayani masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik\u201d tegasnya. \u201cMasyarakat itu jangan direpotkan lagi dengan administrasi, kita sudah ingatkan rumah sakit untuk memeberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa terkeculai,\u201d timpal Dermawan. Sementara itu, Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek,\u00a0 dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Dermawan menyampaikan, Program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga menekankan pada pentingnya peran keluarga dalam pembangunan kesehatan. \u201cLingkungan keluarga mem berikan dasar bagi seseorang untuk memiliki kebiasaan, prilaku dan gaya hidup yang sehat,\u201d katanya. Menkes menilai, keberhasilan program kesehatan tidak terlepas dari peran masyarakat dan lintas sektor terkait.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan mendorong terlaksananya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). \u201cKita mengajak kerjasama lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan masyarakat untuk berprilaku hidup sehat, yang pada akhirnya dapat membentuk bangsa Indonesia yang kuat,\u201d ujar Nila. Pada acara peringatan Hari Kesehatan Nasional tersebut, Sekda Aceh, Dermawan turut menyerahkan penghargaan kepada Puskesmas berprestasi dan Tenaga Kesehatan\u00a0 Teladan Puskesmas Se\u00ad-Aceh Tahun 2017. Peringatan HKN ke\u00ad53 kali ini berlangsung meriah. Sebelum peringatan puncaknya, sejumlah kegiatan telah dilangsungkan. Pada tingkat nasional, kegiatan pra\u00adHKN ini bahkan telah dimuali sejak 14 Oktober, yakni tour bersepeda. Di Aceh, kegiatan pra-HKN sudah dimulai sejak beberapa hari lalu seperti Senam HKN Bersama, Tenis Eksekutif, dan kegiatan lainnya. Di hari puncaknya, 13 November, dilangsungkan sejumlah kegiatan seperti donor darah, screening kesehatan penyakit tidak menular, hingga makan buah bersama. \u201cPak Gubernur sudah menetapkan bahwa bidang kesehatan menjadi prioritas utama. Pelaksana paling depan di sektor ini adalah petugas kesehatan. Oleh karena itulah diharapkan kerja kerasnya untuk meningkatkan akses, mutu, dan pelayanan yang lebih mudah,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Pemeriksaan kesehatan gratis setelah peringatan upacara tersebut diikuti banyak kalangan. Berlangsung di lantai dasar kantor Gubernur Aceh, peserta antre menunggu diperiksa. Sebagian besar merupakan jajaran pegawai di lingkungan pemerintah Aceh. Sebagian lainnya masyarakat umum. Menurut panitia, parameter yang diperiksa yakni tinggi badan dan berat badan untuk melihat obesitas, tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga pemeriksaan aspek kesehatan jiwa plus konseling. Dalam paparannya, Kepa la Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif mengatakan, ada tiga gerakan masyarakat saat ini\u00a0 yang penting dilakukan. Pertama, Hanif mengajak jajaran petugas kesehatan di kabupaten\/kota untuk membiasakan aktivitas fisik, minimal 30 menit setiap hari. \u201cTerapkan di kabupaten\/kota masing\u00admasing,\u201d tandasnya di hadapan peserta rapat koordinasi kesehatan dari seluruh Aceh. Program kedua, melakukan cek kesehatan secara rutin. Ini perlu dilakukan untuk mendorong masyarakat agar sadar akan kesehatan dirinya. Pengecekan bisa dilakukan ke fasilitas kesehatan terdekat.<\/p>\n<p>Ketiga, membudayakan masyarakat memakan sayur dan buah\u00adbuahan. \u201cIni menjadi prioritas program Germas tahun 2017 dan 2018,\u201d kata Hanif. Selain itu, ada juga program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga. Saat ini sebanyak 203 Puskesmas telah dilatih dan diharapkan bisa melaksanakan program ini dengan baik. \u201cKita menuntut supaya petugas yang sudah dilatih bisa mengajak teman\u00adtemannya di Puskesmas, karena yang kita latih cuma lima. Kita berharap mere ka menjadi motor bagi yang lain,\u201d tandasnya. Kecuali itu, Hanif menjelaskan bahwa Pemerintahan Aceh di bawah pimpinan Gubernur Irwandi Yusuf dan Wagub Nova Iriansyah \u200emenjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas utama. \u201cPak Gubernur sudah menetapkan bahwa bidang kesehatan menjadi prioritas utama. Pelaksana paling depan di sektor ini adalah petugas kesehatan. Oleh karena itulah diharapkan kerja kerasnya untuk meningkatkan akses, mutu, dan pelayanan yang lebih mudah,\u201d tandasnya.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKRETARIS Daerah Aceh, Drs. Dermawan, MM mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menggiatkan kesehatan keluarga melalui olahraga, cek kesehatan, dan makan buah serta sayur. \u201cDi samping itu, ada tambahan lagi, yaitu kurangi dan berhenti merokok karena konsumsi rokok juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat kita,\u201d kata Sekda Dermawan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-\u00ad53 di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-508","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-aktualita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=508"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/508\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":510,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/508\/revisions\/510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rsudza.acehprov.go.id\/tabloid\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}