PROFIL PENDERITA SINDROMA KORONER AKUT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
PDF

Keywords

Penyakit jantung koroner
Sindroma Koroner Akut
Profil Pasien

How to Cite

Haris, M., Muhammad Ridwan, Nurkhalis, M. Hustiar Hakim, M. Rizki, & Teuku, M. K. (2021). PROFIL PENDERITA SINDROMA KORONER AKUT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Journal of Medical Science, 2(1), 9–15. https://doi.org/10.55572/jms.v2i1.17

Abstract

Di Indonesia penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab nomor satu dari seluruh kematian. Provinsi Aceh memiliki prevalensi penyakit jantung di atas rata-rata nasional yaitu 16.6% dibanding 9.2%. Penelitian mengenai profil pasien sindroma koroner akut (SKA) yang merupakan bagian dari PJK belum pernah dilakukan di Provinsi Aceh. Penelitian ini diharapkan dapat mendeskripsikan profil pasien SKA di Provinsi Aceh sehingga data ini dapat dijadikan indikator pentingnya penanganan SKA serta dijadikan evaluasi kinerja program edukasi masyarakat mengenai penyakit kardiovaskular di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan sampel penelitian seluruh pasien SKA pada Januari 2017 hingga Desember 2018. Teknik pengumpulan data adalah total sampling yang diperoleh dari rekam medis. Analisis dan pengolahan data menggunakan SPSS for Windows versi 14. Disimpulkan bahwa pasien yang terbanyak berjenis kelamin laki-laki yaitu 206 pasien (69%), usia terbanyak yaitu 45─60 tahun dengan 138 kasus (50%), jenis SKA paling dominan adalah UAP/NSTEMI sebanyak 121 kasus dengan Banda Aceh sebagai domisili terbanyak. Karakteristik nyeri dada tipikal paling dominan ditemukan 81.4 % dengan onset >24 jam dan terjadi di malam hari. Merokok merupakan faktor risiko dominan serta keluhan nyeri dada adalah yang terbanyak ditemukan.

https://doi.org/10.55572/jms.v2i1.17
PDF

References

Delima, Mihardja, L., & Siswoyo, H. (2009). Prevalensi dan Faktor Determinan Penyakit Jantung di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 37(3): 142─159.

Kannel, W.B., Dawber, T.R., Kagan, A., Revotskie N., et al. (1961). Factors of risk in the development of coronary heart disease--six year follow-up experience. The Framingham Study. Annals of Internal Medicine, 55:33–50.

Libby, P., Bonow, R.O., Mann D.L., Zipes D.P. (2007). Braunwald’s Heart Disease (8th ed). USA: Elseviers.

Lilly, L.S. (2011). Pathophysiology of Heart Disease (5th ed). USA: Williams & Wilkins.

McManus, D., Gore, J., Yarzebski, J., et al. (2011). Recent Trends in the Incidence, Treatment, and Outcomes of Patients with ST and Non-ST Segment Acute Myocardial Infarction. The American Journal of Medicine, 124:40─47.

Steg, P.G., James, S.K., Atar, D., Badano, L.P., Borger, M.A., et al. (2012). ESC guidelines for the management of acute myocardial infarction in patients presenting with ST-segment elevation. European Heart Journal, 33:2569─2619.

Ketentuan Lisensi

Artikel yang diterbitkan oleh Journal of Medical Science (JMS) menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0), kecuali dinyatakan lain pada artikel atau materi tertentu. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis.

Lisensi ini memperbolehkan siapa pun untuk:

  • Berbagi: menyalin dan menyebarluaskan materi dalam media atau format apa pun.
  • Mengadaptasi: mengolah, mengubah, menerjemahkan, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial.

Penggunaan tersebut harus memenuhi ketentuan berikut:

  • Memberikan atribusi yang layak kepada penulis dan menyebutkan sumber publikasi di JMS.
  • Menyertakan tautan ke lisensi CC BY 4.0 dan DOI atau tautan artikel apabila tersedia.
  • Menunjukkan perubahan yang dilakukan tanpa memberi kesan bahwa penulis atau JMS mendukung penggunaan tersebut.
  • Tidak menerapkan ketentuan hukum atau pembatasan teknologi yang menghalangi pihak lain menggunakan materi sebagaimana diizinkan lisensi.

Materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel mengikuti ketentuan yang dicantumkan pada materi tersebut. Lisensi tidak menghapus kewajiban menghormati hak privasi, hak moral, atau hak lain yang relevan.

Lisensi artikel yang telah diterbitkan sebelumnya tetap mengikuti keterangan pada masing-masing artikel. Ketentuan lengkap tersedia pada teks hukum lisensi CC BY 4.0.

Downloads

Download data is not yet available.