HUBUNGAN SIKAP IBU DAN PERILAKU PERAWAT DENGAN PEMBERIAN ASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANDA ACEH
PDF

Keywords

Sikap
perilaku
ibu
perawat/bidan
ASI

How to Cite

Rahayuningsih, S. I., Ramlah, R., Afrizarni, L. ., & Fajri , N. . (2021). HUBUNGAN SIKAP IBU DAN PERILAKU PERAWAT DENGAN PEMBERIAN ASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANDA ACEH. Journal of Medical Science, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.55572/jms.v2i1.20

Abstract

Pemberian ASI merupakan suatu yang sangat penting bagi awal kehidupan neonatus. Meskipun menyusui merupakan proses naluriah, namun dukungan dan sikap positif dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan ASI ekslusif.  Data awal menunjukkan belum semua petugas kesehatan, khususnya perawat/bidan memberikan dukungan yang optimal terkait laktasi, hal ini juga dipengaruhi dengan sikap ibu terkait pemberian ASI kepada bayinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan sikap ibu dan perilaku perawat dengan pemberian ASI eksklusif di ruang rawat gabung Rumah Sakit Umum Daerah Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat/bidan, ibu dan rekam medik neonatus di ruang pada ruang rawat gabung Rumah Sakit Umum Daerah Banda Aceh. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik total sampling. Alat pengumpulan data yaitu kuesioner The Iowa Infant Feeding Attitude Scale (IIFAS) menggunakan teknik wawancara terpimpin, kuesioner data neonatus serta lembar observasi perilaku perawat. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh neonatus mendapatkan ASI saja (96,7%) dan mayoritas ibu memiliki sikap positif (53,3%), namun perilaku perawat masih banyak yang kurang mendukung pemberian ASI (53,8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan sikap ibu (p-value=1,000) dan perilaku perawat (p-value = 0,462) dengan pemberian ASI di ruang rawat gabung Rumah Sakit Umum Daerah Banda Aceh. Diharapkan pada seluruh perawat/bidan untuk meningkatkan pemberian edukasi dan konseling manajemen laktasi kepada ibu, serta mengembangkan diri dalam mengikuti pelatihan terkait menyusui dan menambah jumlah konselor ASI tersertifikasi.

https://doi.org/10.55572/jms.v2i1.20
PDF

References

Badan Kependudukan dan keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia Tahun 2017. BKKBN; 2017.

Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia. Informasi seputar pemberian ASI; 2007.

Prasetyono DS. Buku Pintar ASI Eksklusif. Yogyakarta: Diva Press; 2009.

Perinasia. Manajemen Laktasi: Menuju Persalinan Aman dan Bayi Baru Lahir Sehat. Cetakan ke dua. Jakarta: Perinasia; 2004.

Roesli U. Mengenal ASI Eksklusif. Jakarta: Trubus Agriwidya; 2015.

American Academy of Pediatrics. Breastfeeding and the use of human milk. Journal of American Academy of Pediatrics; 2005; 496-506.

Zhang S, Su F, Li J, Chen W. The analgesic effects of maternal milk odor on newborns: A meta-analysis. Breastfeeding Medicine, 2018; Vol.13, No.5.

Hockenberry MJ, Wilson, D. Wong’s nursing care of infants and children. 8th ed. St. Louis: Mosby Elsevier; 2007.

Depkes RI. Kebijakan Departemen Kesehatan tentang Peningkatan Pemberian ASI pada Pekerja Wanita. Jakarta; 2009.

Notoatmodjo. Metodelogi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Sastroasmoro S, Ismael S. Dasar-dasar metodologi penelitian klinis. Jakarta: Sagung Seto; 2014.

Utami, FS. Translasi dan validasi IOWA infant feeding attitude scale di Indonesia. Jurnal kebidanan dan keperawatan, Vol.12, No.I, Juni 2016: 103-108.

Hastono SP. Analisa Data Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia; 2006.

Manjula MR, Suresh NS, Kannaiah B, Nirmala C. Impact of antenatal counselling on knowledge, attitude and practice regarding breastfeeding. J. Evolution Med. Dent.Sci. 2016; eISSN-2278-4802, pISSN-2278-4748, Vol. 5, Issue 43.

Froh E, Dahlmeier K, Spatz DL. NICU nurses and lactation-based support and care. Advances in Neonatal Care, 2017; Vol.17, No.3.

Menekse D, Cinar N, Eren O, and Altinkaynak S. Impact of training giving to pediatric nurses by interactive workshop againt to problems during lactation period. Journal of human sciences. 2019; ISSN: 2458-9489, Vol 16 No 3.

Ketentuan Lisensi

Artikel yang diterbitkan oleh Journal of Medical Science (JMS) menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0), kecuali dinyatakan lain pada artikel atau materi tertentu. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis.

Lisensi ini memperbolehkan siapa pun untuk:

  • Berbagi: menyalin dan menyebarluaskan materi dalam media atau format apa pun.
  • Mengadaptasi: mengolah, mengubah, menerjemahkan, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial.

Penggunaan tersebut harus memenuhi ketentuan berikut:

  • Memberikan atribusi yang layak kepada penulis dan menyebutkan sumber publikasi di JMS.
  • Menyertakan tautan ke lisensi CC BY 4.0 dan DOI atau tautan artikel apabila tersedia.
  • Menunjukkan perubahan yang dilakukan tanpa memberi kesan bahwa penulis atau JMS mendukung penggunaan tersebut.
  • Tidak menerapkan ketentuan hukum atau pembatasan teknologi yang menghalangi pihak lain menggunakan materi sebagaimana diizinkan lisensi.

Materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel mengikuti ketentuan yang dicantumkan pada materi tersebut. Lisensi tidak menghapus kewajiban menghormati hak privasi, hak moral, atau hak lain yang relevan.

Lisensi artikel yang telah diterbitkan sebelumnya tetap mengikuti keterangan pada masing-masing artikel. Ketentuan lengkap tersedia pada teks hukum lisensi CC BY 4.0.

Downloads

Download data is not yet available.