Ketika Amanah Berganti, Pengabdian akan Tetap Hidup: Pisah Sambut Direktur dan Wakil Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin

Banda Aceh - Pagi itu, Senin, 2 Maret 2026 pukul 08.30 WIB di Ruang Multazam 2, RSUD dr. Zainoel Abidin, tak sekadar menggelar acara pisah sambut Direktur dan Wakil Direktur. Acara ini menjadi ruang yang menampung banyak rasa. Sebab semua yang hadir paham, pergantian kepemimpinan bukan soal siapa yang pergi dan siapa yang datang, melainkan tentang bagaimana pengabdian yang tulus terus berjalan. Kegiatan berlangsung khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan yang saling menguatkan, tak sekadar organisasi yang merapikan struktur.
Di antara rangkaian acara, ada satu hal yang paling terasa, kesadaran bahwa jabatan hanyalah titipan, tetapi tanggung jawab kepada masyarakat adalah janji yang harus terus dijaga.
Dalam sambutannya, Plt. Direktur menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah mengabdikan diri selama masa jabatan. Harapan Plt Direktur agar kepemimpinan yang baru mampu melanjutkan program strategis yang telah berjalan dan mendorong inovasi. "Kita ingin yang sudah baik diteruskan, yang perlu diperbaiki disempurnakan dan yang paling penting, mutu pelayanan harus terus meningkat, karena masyarakat Aceh menaruh harapan besar di tempat ini," ujarnya.
Kalimat itu terasa sederhana, namun mengandung pesan yang dalam. Sebab di rumah sakit, terutama rumah sakit rujukan, segala sesuatu bergerak cepat. Ada pasien yang datang dengan cemas. Ada keluarga yang menunggu dengan doa. Ada tenaga kesehatan yang bekerja dalam sunyi, menguatkan satu sama lain, sambil berpacu dengan waktu. Di titik itu, kepemimpinan bukan sekadar posisi, melainkan arah.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan dan manajemen yaitu Bapak Dr. Muhazar, SKM, M.Kes selaku Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin, Bapak Teuku Hendra Faisal, SE, M.Si selaku Wakil Direktur Administrasi dan Umum, Ibu dr. Novita, Sp.JP(K) selaku Wakil Direktur Pelayanan, Ibu Kausar Hanum, SE, MM selaku Pelaksana Tugas Wakil Direktur Administrasi dan Umum, serta Ibu dr. Tuti Fadlillah, M.Kes selaku Pelaksana Tugas Wakil Direktur Pelayanan.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan, sebuah simbol resmi yang pada praktiknya jauh lebih bermakna. Peralihan amanah, peralihan tanggung jawab, dan peralihan harapan. Setelah itu, suasana ditutup dengan sesi foto bersama.
Hari itu, RSUDZA seolah mengingatkan kita pada satu hal, dalam pelayanan kesehatan yang paling penting bukan hanya perubahan, melainkan kesinambungan. Sebab pasien tidak menunggu kapan struktur selesai dibenahi. Mereka datang setiap hari, membawa cerita, membawa kecemasan, membawa harapan. Di sinilah amanah itu tinggal, di ruang-ruang perawatan, di lorong-lorong rumah sakit, di tangan para pejuang kesehatan, serta di keputusan-keputusan pimpinan yang harus selalu adil dan berpihak pada mutu dan kemanusiaan.
Ketika pimpinan berganti, RSUD dr. Zainoel Abidin melangkah ke babak baru, namun satu janji harus tetap sama yaitu melayani dengan hati untuk setiap nyawa, untuk setiap keluarga, untuk Aceh.
Penulis : Erliana
Editor : Eka Telaga