Penelitian Internal RSUDZA 2026 dimulai : 41 proposal unggulan siap diuji

Banda Aceh, 10 Maret 2026 – Di tengah kesibukan mengisi bulan ramadhan, RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) terus menunjukkan semangat dalam meningkatkan kredibilitasnya di bidang pengembangan ilmu pengetahuan. Hari ini RSUDZA kembali sukses melaksanakan kegiatan Seminar Proposal Penelitian Internal Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Multazam 2 RSUDZA pada Selasa 10 Maret 2026.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur RSUDZA, Dr. Muhazar H., SKM., M.Kes, bersama jajaran manajemen, tim reviewer, serta tim peneliti yang terdiri dari dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya, dan staf pendukung.
Dalam sambutannya, Direktur RSUDZA menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh civitas Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin yang telah berpartisipasi aktif dalam mengajukan proposal penelitian melalui bagian penelitian dan pengembangan.
Penelitian di rumah sakit memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien, menemukan metode pengobatan yang lebih efektif, serta meningkatkan efisiensi operasional berbasis bukti ilmiah (evidence-based medicine). Selain itu, penelitian ini juga menjadi sarana penting dalam evaluasi kinerja, pengembangan inovasi medis, serta peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) RSUDZA Dr. Ns. Muhammad Armiyadi, S.Kep., M. Sc menyampaikan bahwa pada tahun ini terdapat 41 usulan proposal penelitian, dengan jumlah pengusul terbanyak berasal dari Kelompok Staf Medis (KSM). “Proses penelitian ini direncanakan akan selesai pada bulan Oktober. Semua proposal yang diusulkan sangat baik dan diharapkan dapat menghasilkan output yang aplikatif,” ujarnya.
Penelitian yang dilakukan oleh civitas RSUDZA ini diharapkan benar-benar berfokus pada: peningkatan mutu pelayanan kesehatan, efisiensi biaya operasional, peningkatan kemampuan manajemen sumber daya manusia dan inovasi berbasis teknologi medis
Mewakili tim reviewer, Prof. Dr. Nasrul Arahman, ST., MT, juga menyampaikan bahwa kualitas proposal yang diajukan tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Journal of Medical Science (JMS) saat ini sedang mempersiapkan proses reakreditasi setelah edisi publikasi pada bulan April mendatang.
Penelitian ini juga diharapkan mampu memberikan solusi aplikatif bagi kebutuhan rumah sakit, seperti peningkatan kepuasan pasien, pengurangan waktu tunggu pelayanan, peningkatan keselamatan pasien, serta studi kelayakan pengembangan layanan unggulan.
Hal tersebut dinilai sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan strategis bagi pengembangan rumah sakit di masa mendatang.
Dalam paparannya juga disampaikan bahwa penelitian kesehatan di rumah sakit-rumah sakit negara maju seperti Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Australia, serta negara-negara Eropa saat ini banyak berfokus pada inovasi teknologi tinggi, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), pengobatan presisi, serta peningkatan efisiensi layanan melalui sistem berbasis bukti ilmiah. Fokus lainnya meliputi pendekatan preventif, deteksi dini penyakit, serta penggunaan telemedicine untuk memantau pasien secara jarak jauh.
Namun demikian, beliau juga menyadari bahwa kondisi rumah sakit saat ini masih membutuhkan upaya besar untuk menstabilkan kondisi keuangan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, penelitian dengan anggaran besar masih menjadi tantangan.
Meski demikian, kondisi tersebut diharapkan tidak mengurangi semangat para tenaga kesehatan untuk terus melakukan penelitian, khususnya penelitian berbasis pemecahan masalah (problem solving) yang dapat membantu mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan berbagai hambatan yang dihadapi rumah sakit melalui metode ilmiah.
Pada kesempatan yang sama, pihak manajemen RSUDZA juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para reviewer dari Universitas Syiah Kuala maupun dari internal RSUDZA yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan penelitian di rumah sakit.
Melalui penelitian ini RSUDZA akan terus meningkatkan kualitasnya, menembus segala batas rintangan untuk hadirnya pelayanan prima dan unggul serta terdepan.
Apresiasi khusus disampaikan kepada : Prof. Mudatsir, Prof. Nasrul Arahman, Prof. Hasanuddin, Prof. Zinatul Hayati, Dr. Budiyanti, serta jajaran Wakil Direktur PSDM atas kontribusi dan dukungan yang diberikan dalam pengembangan kegiatan penelitian di RSUDZA.
Penulis : (Jamilaputeh)
Editor : E_Yusuf