Hangatnya Silaturahmi dan Apresiasi: RSUDZA Gelar Penganugerahan Pegawai Inspiratif 2025 dalam Bingkai Halalbihalal 1447 H

Banda Aceh, 15 April 2026 — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Ruang Multazam 3 Gedung Onkologi RSUD dr. Zainoel Abidin pada Rabu (15/4), saat keluarga besar rumah sakit tersebut berkumpul dalam satu momen istimewa. Kegiatan Penganugerahan Pegawai dan Teamwork Inspiratif serta Best Poster Penelitian Internal Tahun 2025 dirangkaikan dengan Halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah, menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan kebersamaan.
Mengusung tema “Dengan semangat Idulfitri, mari kita tingkatkan kinerja dan perkuat kolaborasi dalam bingkai silaturahmi”, acara diawali dengan lantunan sholawat yang menghadirkan nuansa religius dan menenangkan. Alunan tersebut menggema lembut di dalam ruangan, mengiringi para hadirin yang saling bersalaman, tersenyum, dan bertegur sapa setelah melewati bulan suci Ramadan beberapa waktu yang lalu.
Kegiatan ini dihadiri oleh civitas hospitalia RSUDZA serta tamu undangan dari berbagai institusi Pemerintah Aceh. Momentum halalbihalal pun terasa begitu hidup, tidak hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai ruang untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang padat.
Ketua pelaksana kegiatan, Ners Saiful Riza, M. Kes, dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi serta ajang mempererat silaturahmi di lingkungan kerja.
Sementara itu, Direktur RSUDZA, Dr. Muhazar H, SKM, M. Kes, dalam sambutannya menekankan bahwa Idulfitri harus dimaknai lebih dari sekadar tradisi saling memaafkan.
“Momentum Idulfitri ini harus menjadi kesempatan bagi kita untuk menyatukan kembali energi yang sempat terpecah. Kolaborasi adalah kunci utama. Saya berharap semangat kerja semakin meningkat, komunikasi antardivisi semakin baik, dan tidak ada lagi sekat yang menghambat produktivitas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam ekosistem rumah sakit yang kompleks, keberhasilan pelayanan tidak pernah berdiri sendiri.
“Tidak ada satu unit pun yang dapat berdiri sendiri. Keberhasilan seorang dokter di ruang operasi merupakan hasil kerja bersama seluruh tim, mulai dari perawat, sarana, farmasi, hingga tim kebersihan. Kolaborasi yang baik adalah sistem yang sinkron, tanpa ego sektoral, demi pelayanan terbaik bagi pasien,” tambahnya.
Turut hadir mewakili Pemerintah Aceh, Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretaris Daerah Aceh, Dr. A. Murtala, M. Si, yang hadir bersama jajaran pemerintah daerah, menyampaikan apresiasi terhadap tema kegiatan yang diangkat.
“Di tengah tuntutan kerja yang serba cepat, kita sering terfokus pada target dan melupakan sisi kemanusiaan. Padahal, silaturahmi adalah pelumas bagi keberlangsungan organisasi. Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat hubungan kerja yang harmonis demi keselamatan dan martabat pasien,” ungkapnya.
Memasuki inti acara, suasana berubah menjadi penuh antusias saat penganugerahan dimulai. Satu per satu nama penerima penghargaan dipanggil ke depan, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Penghargaan Pegawai Inspiratif diberikan dalam beberapa kategori, yaitu dokter, perawat/bidan, tenaga kesehatan lainnya, serta staf administrasi.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Pegawai dan Teamwork Inspiratif yang dinilai berhasil menunjukkan sinergi dan kolaborasi unggul sepanjang tahun 2025. Tak kalah menarik, ajang Best Poster Penelitian Internal turut menjadi sorotan, menampilkan berbagai penelitian yang berkontribusi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Pada kesempatan yang sama, RSUDZA juga memberikan penghargaan kepada pegawai purna tugas sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama bertahun-tahun. Momen ini berlangsung haru, ketika para pegawai yang telah menuntaskan masa baktinya menerima apresiasi di hadapan rekan-rekan sejawat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Zikran Ammar Muthalib, yang mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menjaga keistiqamahan dalam berbuat kebaikan serta menjadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah.
Melalui kegiatan ini, RSUDZA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi, dan kebersamaan. Karena pada akhirnya, kekuatan sebuah institusi tidak hanya terletak pada kompetensi individu, tetapi juga pada solidnya kerja tim dan eratnya hubungan antarsesama.[]
Penulis: Jamilahputeh
Editor : Rikanurrizki