RSUDZA Perkuat Tata Kelola Bersama RS Adam Malik

Admin 2026-05-21 18:00:00

BANDA ACEH – Upaya memperkuat tata kelola rumah sakit yang adaptif dan berorientasi mutu terus dilakukan RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA). Salah satunya melalui kegiatan visitasi pembinaan tata kelola rumah sakit bersama tim dari RSUP H. Adam Malik yang berlangsung pada 21 Mei 2026 di Ruang Multazam 2 RSUDZA.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum koordinasi antar rumah sakit, tetapi juga bagian dari langkah strategis RSUDZA dalam mempercepat transformasi layanan kesehatan melalui penguatan sistem manajemen, peningkatan mutu pelayanan, serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Kunjungan tim RS Adam Malik diterima langsung oleh Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin, Dr. Muhazar Harun, SKM, M.Kes, didampingi para wakil direktur, jajaran manajemen, serta civitas hospitalia RSUDZA. Kehadiran seluruh unsur pimpinan tersebut mencerminkan komitmen kuat RSUDZA dalam membangun tata kelola rumah sakit yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Di tengah tantangan layanan kesehatan yang semakin kompleks, tata kelola rumah sakit menjadi salah satu faktor penentu kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, pembelajaran lintas institusi dinilai penting untuk menghadirkan sistem pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pasien.

Tim pembina dari RS Adam Malik yang hadir terdiri dari dr. Merlin Sikumbang, M.Kes, dr. Ade Rachmat Yudiyanto, M.Ked(Ped), Sp.A(K), Deni Roslina, S.Psi, M.Psi, MKM, serta Fredrick Fernandes, SE. Kehadiran tim ini menjadi peluang dalam berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan rumah sakit rujukan yang telah berkembang di tingkat regional.

Dalam sesi diskusi, berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan tata kelola organisasi, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem manajemen rumah sakit, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.


Suasana diskusi berlangsung aktif dan konstruktif dengan melibatkan jajaran manajemen serta unit-unit terkait di lingkungan RSUDZA. Berbagai masukan dan pengalaman yang dibagikan diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat sistem pelayanan di RSUDZA.

Direktur RSUDZA, Dr. Muhazar Harun, SKM, M.Kes mengatakan bahwa kegiatan visitasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya belajar dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan rumah sakit.


“Pembelajaran dari rumah sakit lain sangat penting dalam memperkuat tata kelola dan meningkatkan mutu pelayanan. Kami ingin memastikan RSUDZA terus berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.

Secara nasional, penguatan tata kelola rumah sakit kini menjadi fokus penting dalam reformasi layanan kesehatan. Rumah sakit dituntut tidak hanya mampu memberikan pelayanan medis yang berkualitas, tetapi juga memiliki sistem manajemen yang transparan, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan pasien.

Sebagai rumah sakit rujukan utama di Aceh, RSUDZA terus mendorong budaya kolaborasi dan pembelajaran institusional guna memastikan layanan kesehatan yang semakin profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Melalui kegiatan visitasi ini, RSUDZA menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi tata kelola sebagai bagian dari transformasi pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. Sinergi antar institusi kesehatan diharapkan mampu menjadi landasan kuat dalam menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas, modern, dan humanis bagi masyarakat.

Penulis: Erly

Editor : Rikanurrizki