Taekwondo RSUDZA Raih 28 Medali di Banda Taekwondo Championships 2.0, Satu Atlet Sabet Gelar Best Player Putra

Admin 2026-10-29 11:00:00

BANDA ACEH - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tim taekwondo RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA). Dalam ajang Banda Taekwondo Championships (BTC) 2.0 yang berlangsung pada 23-25 Oktober 2026 di Gedung Olahraga (GOR) KONI Aceh, Banda Aceh.

Kejuaraan BTC 2.0 secara resmi dibuka pada Sabtu, 24 Oktober 2026, oleh Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh yang hadir mewakili Wali Kota Banda Aceh. Ajang ini diikuti sekitar 951 peserta dari berbagai kategori pertandingan dan menjadi wadah bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan, mengasah keterampilan, serta meningkatkan prestasi dalam olahraga bela diri taekwondo.

Tim taekwondo RSUDZA berhasil membawa pulang 28 medali yang terdiri atas 14 medali emas, 9 medali perak, dan 5 medali perunggu. Tak hanya itu, salah satu atlet RSUDZA juga berhasil meraih penghargaan Best Player Putra. Mereka berkompetisi dalam tiga kategori, yaitu Class Prestasi Kyorugi, Class Prestasi Poomsae, dan Class Pemula Kyorugi.

Sebelum berlaga, para atlet secara resmi dilepas oleh Wakil Direktur Administrasi dan Umum RSUDZA, Teuku Hendra Faisal, S.E., M.Si., pada Jumat, 23 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia berpesan “Diharapkan seluruh atlet tampil dengan penuh semangat, percaya diri, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Selain itu, semoga atlet dapat memberikan kemampuan terbaik, menerapkan hasil latihan, dan membawa nama baik RSUDZA melalui prestasi serta sikap positif, baik di dalam maupun di luar arena pertandingan”, ujarnya. Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi para atlet untuk menghadapi persaingan sekaligus mengingatkan bahwa keberhasilan dalam olahraga tidak semata-mata diukur dari kemenangan, tetapi juga dari kedisiplinan, keberanian, kerja sama, dan sikap menghargai lawan.

Prestasi yang diraih tim taekwondo RSUDZA merupakan hasil dari persiapan dan latihan intensif selama kurang lebih dua bulan, sejak September hingga Oktober 2026. Di tengah kesibukan menjalani pendidikan dan aktivitas sekolah, para atlet tetap berkomitmen mengikuti latihan untuk meningkatkan kemampuan teknik, kebugaran fisik, kesiapan mental, disiplin, dan kekompakan tim. Pelatih tim taekwondo RSUDZA, Sabeumnim Andriansyah atau yang akrab disapa Sabeum Aan, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang berhasil diraih anak didiknya.

“Alhamdulillah, tidak sia-sia para atlet mempersiapkan diri untuk latihan selama kurang lebih dua bulan. Di samping kesibukan mereka di sekolah, mereka juga harus berlatih dan fokus untuk pertandingan BTC 2.0,” ungkap Sabeum Aan.

Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk meraih medali, tetapi juga menjadi sarana mengukur hasil latihan dan menambah pengalaman bertanding. Setiap pertandingan memberikan pelajaran berharga bagi atlet untuk mengenali kelebihan, mengevaluasi kekurangan, dan terus meningkatkan kemampuan. Dalam menghadapi perebutan Piala Wali Kota Banda Aceh pada ajang BTC 2.0, tim menetapkan target yang realistis, yakni menampilkan performa terbaik, bersaing secara sportif, serta menjaga kekompakan dan nama baik institusi.

Tim taekwondo RSUDZA merupakan binaan resmi di bawah organisasi karyawan RSUDZA. Dukungan terhadap pembinaan atlet menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendorong pengembangan potensi, baik di bidang olahraga maupun pendidikan. Dalam proses pembinaan, koordinasi antara pelatih, orang tua, dan pihak sekolah diperlukan agar para atlet dapat menjalani latihan secara teratur tanpa mengabaikan tanggung jawab akademik. Fasilitas latihan, pendampingan pelatih, dukungan moral, serta motivasi dari lingkungan sekitar juga berperan dalam menjaga semangat dan konsistensi mereka.

Lebih dari sekadar olahraga bela diri, taekwondo memiliki nilai edukatif yang penting bagi pembentukan karakter anak-anak dan remaja. Melalui latihan yang terarah, mereka belajar menghargai waktu, menaati aturan, bertanggung jawab, mengendalikan emosi, serta berani menghadapi tantangan.

Keberhasilan meraih 14 medali emas, 9 medali perak, dan 5 medali perunggu, serta penghargaan Best Player Putra, menjadi langkah positif bagi perkembangan tim taekwondo RSUDZA. Capaian ini diharapkan dapat memperkuat semangat para atlet untuk terus berlatih, meningkatkan kualitas teknik, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Prestasi ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap kemenangan, terdapat kerja keras, disiplin, pengorbanan waktu, dukungan keluarga, serta dedikasi pelatih dan seluruh pihak yang terlibat.

Dengan semangat pantang menyerah, menjunjung sportivitas, dan terus berprestasi, tim taekwondo RSUDZA diharapkan dapat terus melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus generasi muda yang sehat, tangguh, dan berkarakter.

Penulis: Sisca

Editor: Ns. Eka Tlaga