Efektivitas Prosedur Mencuci Luka Pasca Operasi Elektif Ortopedi Menggunakan Campuran Natrium Klorida 0,9% Dan Gentamicin Sulfat Dalam Mencegah Infeksi Daerah Operasi Di RSUDZA Dr. Zainoel Abidin Tahun 2018
PDF

Keywords

Luka Operasi
Gentamicin Sulfat
Infeksi Daerah Operasi

How to Cite

Safrizal Rahman, Mirnasari Amirsyah, & Rovy Pratama. (2020). Efektivitas Prosedur Mencuci Luka Pasca Operasi Elektif Ortopedi Menggunakan Campuran Natrium Klorida 0,9% Dan Gentamicin Sulfat Dalam Mencegah Infeksi Daerah Operasi Di RSUDZA Dr. Zainoel Abidin Tahun 2018. Journal of Medical Science, 1(1), 48–54. https://doi.org/10.55572/jms.v1i1.9

Abstract

Bedah elekif merupakan jenis pembedahan yang dapat dilakukan penundaan atau perencanaan lebih lanjut dengan tidak membahayakan nyawa pasien. Setiap tindakan pembedahan atau operasi sekecil apapun dapat menimbulkan risiko infeksi. Infeksi nosokomial masih menjadi masalah global hingga saat ini dengan morbiditas, mortalitas yang tinggi dan menimbulkan waktu perawatan lebih lama dan biaya yang besar. Kontaminasi mikroba di tempat operasi merupakan faktor penting dalam kejadian infeksi daerah operasi (IDO). Prosedur asepsis merupakan prinsip bedah untuk mempertahankan keadaan bebas kuman untuk mencegah IDO. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas Efektivitas Prosedur Irigasi Luka Pasca Operasi Elektif Ortopedi Menggunakan Campuran Natrium Klorida 0,9% dan Gentamicin Sulfat untuk Mencegah Infeksi Daerah Operasi Di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian uji klinis (clinical trial) dengan desain paralel. Subjek penelitian yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 96 orang yang terbagi kedalam tiga kelompok: Kelompok NaCl 0,9% (Kelmpok A), Kelompok Gentamicin Sulfat 80 mg (Kelompok B), dan Kelompok Gentamicin Sulfat 160 mg (Kelompok C) dengan jumlah subjek pada masing – masing kelompok adalah 32 orang. Data yang diperoleh akan dianalisa menggunakan uji F (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95%. Kelompok A memiliki Skor IDO: 3,34 ± 1,49, kelompok B: 2,31 ± 1,12 dan kelompok C: 2,63 ± 1,62. Uji komparatif antar ketiganya menujukkan perbedaan yang bermakna (p = 0,009). Perbandingan efektivitas Kelompok B dan Kelompok C dalam mencegah IDO tidak secara statistik tidak berbeda secara signifikan (p = 0,281). Prosedur irigasi luka pasca operasi elektif ortopedi menggunakan Gentamicin Sulfat 80 mg efektif mencegah terjadinya IDO dibandingkan dengan pencucian luka standar menggunakan NaCl 0,9%.

https://doi.org/10.55572/jms.v1i1.9
PDF

References

Allegranzi, B., Nejad, S. B., Combescure, C., Graafmans, W., Attar, H., Donaldson, L. & Pittet, D. 2011. Burden Of Endemic Health-Care-Associated Infection In Developing Countries: Systematic Review And Meta-Analysis. The Lancet, 377, 228-241.

Anderson, D. J., Podgorny, K., Berríos-Torres, S. I., Bratzler, D. W., Dellinger, E. P., Greene, L., Nyquist, A.-C., Saiman, L., Yokoe, D. S. & Maragakis, L. L. 2014. Strategies To Prevent Surgical Site Infections In Acute Care Hospitals: 2014 Update. Infection Control & Hospital Epidemiology, 35, S66-S88.

Bratzler, D. W., Dellinger, E. P., Olsen, K. M., Perl, T. M., Auwaerter, P. G., Bolon, M. K., Fish, D. N., Napolitano, L. M., Sawyer, R. G. & Slain, D. 2013. Clinical Practice Guidelines For Antimicrobial Prophylaxis In Surgery. Surgical Infections, 14, 73-156.

Dale, W. B., Peter, M. H. & Workgroup, S. I. P. G. W. 2004. Antimicrobial Prophylaxis For Surgery: An Advisory Statement From The National Surgical Infection Prevention Project. Clinical Infectious Diseases, 38, 1706-1715.

De Jonge, S. W., Boldingh, Q. J., Solomkin, J. S., Allegranzi, B., Egger, M., Dellinger, E. P. & Boermeester, M. A. 2017. Systematic Review And Meta-Analysis Of Randomized Controlled Trials Evaluating Prophylactic Intra-Operative Wound Irrigation For The Prevention Of Surgical Site Infections. Surgical Infections, 18, 508-519.

De Lissovoy, G., Fraeman, K., Hutchins, V., Murphy, D., Song, D. & Vaughn, B. B. 2009. Surgical Site Infection: Incidence And Impact On Hospital Utilization And Treatment Costs. American Journal Of Infection Control, 37, 387-397.

Dineen, S. P., Pham, T. H., Murray, B. W., Parker, B. J., Hartless, K., Anthony, T. & Huerta, S. 2015. Feasibility Of Subcutaneous Gentamicin And Pressurized Irrigation As Adjuvant Strategies To Reduce Surgical Site Infection In Colorectal Surgery: Results Of A Pilot Study. The American Surgeon, 81, 573-579.

Kaye, K. S. & Pogue, J. M. 2015. Infections Caused By Resistant Gram‐Negative Bacteria: Epidemiology And Management. Pharmacotherapy: The Journal Of Human Pharmacology And Drug Therapy, 35, 949-962.

Lee, J., Singletary, R., Schmader, K., Anderson, D. J., Bolognesi, M. & Kaye, K. S. 2006. Surgical Site Infection In The Elderly Following Orthopaedic Surgery: Risk Factors And Outcomes. Jbjs, 88, 1705-1712.

Magill, S. S., Edwards, J. R., Bamberg, W., Beldavs, Z. G., Dumyati, G., Kainer, M. A., Lynfield, R., Maloney, M., Mcallister-Hollod, L. & Nadle, J. 2014. Multistate Point-Prevalence Survey Of Health Care–Associated Infections. New England Journal Of Medicine, 370, 1198-1208.

Nguyen, A., Pronk, A., Furnée, E., Pronk, A., Davids, P. & Smakman, N. 2016. Local Administration Of Gentamicin Collagen Sponge In Surgical Excision Of Sacrococcygeal Pilonidal Sinus Disease: A Systematic Review And Meta-Analysis Of The Literature. Techniques In Coloproctology, 20, 91-100.

Pivot, D., Tiv, M., Luu, M., Astruc, K., Aho, S. & Fournel, I. 2011. Survey Of Intraoperative Povidone-Iodine Application To Prevent Surgical Site Infection In A French Region. Journal Of Hospital Infection, 77, 363-364.

Sanghavi, R. 2016. Drug Guideline: Gentamicin. Liverpool: Liverpool Hospital.

Yoshizawa, S., Fourmy, D. & Puglisi, J. D. 1998. Structural Origins Of Gentamicin Antibiotic Action. The Embo Journal, 17, 6437-6448.

Ketentuan Lisensi

Artikel yang diterbitkan oleh Journal of Medical Science (JMS) menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0), kecuali dinyatakan lain pada artikel atau materi tertentu. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis.

Lisensi ini memperbolehkan siapa pun untuk:

  • Berbagi: menyalin dan menyebarluaskan materi dalam media atau format apa pun.
  • Mengadaptasi: mengolah, mengubah, menerjemahkan, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial.

Penggunaan tersebut harus memenuhi ketentuan berikut:

  • Memberikan atribusi yang layak kepada penulis dan menyebutkan sumber publikasi di JMS.
  • Menyertakan tautan ke lisensi CC BY 4.0 dan DOI atau tautan artikel apabila tersedia.
  • Menunjukkan perubahan yang dilakukan tanpa memberi kesan bahwa penulis atau JMS mendukung penggunaan tersebut.
  • Tidak menerapkan ketentuan hukum atau pembatasan teknologi yang menghalangi pihak lain menggunakan materi sebagaimana diizinkan lisensi.

Materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel mengikuti ketentuan yang dicantumkan pada materi tersebut. Lisensi tidak menghapus kewajiban menghormati hak privasi, hak moral, atau hak lain yang relevan.

Lisensi artikel yang telah diterbitkan sebelumnya tetap mengikuti keterangan pada masing-masing artikel. Ketentuan lengkap tersedia pada teks hukum lisensi CC BY 4.0.

Downloads

Download data is not yet available.