Abstract
Protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) merupakan konsep yang terdiri dari beberapa komponen berupa tim multidisiplin dan pendekatan multimodal untuk mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi resiko komplikasi pasca pembedahan berdasarkan pendekatan ilmu kedokteran berbasis bukti. Menilai pengaruh penerapan protokol ERAS dalam menurunkan Length of Stay (LOS) pasca pembedahan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Penelitian ini merupakan penelitian uji klinis yang dilakukan terhadap pasien operasi elektif bedah digestif. Subjek penelitian dibedakan menjadi 2 kelompok yakni kelompok dengan protokol dan tanpa protokol ERAS. Penelitian dilakukan selama 5 bulan sejak bulan April hingga Agustus 2019. Uji statistik Mann Whitney digunakan untuk menilai perbedaan rerata LOS antar kelompok dengan tingkat kepercayaan 95%. Sebanyak 84 pasien terlibat dalam penelitian ini dengan distribusi 42 orang pada masing – masing kelompok. Kelompok ERAS memiliki rerata usia 43,92 ± 14,56 tahun dan kelompok tanpa ERAS adalah 50,26 ± 14,23 tahun. Secara statistik, LOS antar kelompok berbeda secara bermakna (p < 0,001) dengan rerata secara berurutan 6,21 hari dan 10,81 hari. Perubahan paradigma terhadap perawatan pasien berdasarkan protokol ERAS mulai dari preoperatif, intraoperatif dan postoperatif yag melibatkan dokter bedah, anestesi dan perawatan di ruangan memberikan keuntungan terhadap pasien dan sistem pelayanan kesehatan dengan mempersingkat masa perawatan, minimal komplikasi dan efektifitas biaya. Penerapan protokol ERAS efektif menurunkan Length of Stay pasien operasi elektif digestif di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
References
Wartawan IW. Analisis Lama Hari Rawat Pasien Yang Menjalani Pembedahan Di Ruang Rawat Inap Bedah Kelas III Rsup Sanglah Denpasar Tahun 2011. Jakarta: Universitas Indonesia; 2012.
Sabarguna BS. Manajemen Rumah Sakit Jilid 2. Jakarta: Sagung Seto; 2009.
Al-Assaf AF. Mutu Pelayanan Kesehatan: Perspektif Internasional. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2003.
Melnyk M, Casey RG, Black P, Koupparis AJ. Enhanced recovery after surgery (ERAS) protocols: Time to change practice? Canadian Urological Association Journal. 2011;5(5):342.
Gravante G, Elmussareh M. Enhanced recovery for colorectal surgery: practical hints, results and future challenges. World journal of gastrointestinal surgery. 2012;4(8):190.
Gillissen F, Hoff C, Maessen JM, Winkens B, Teeuwen JH, von Meyenfeldt MF, et al. Structured synchronous implementation of an enhanced recovery program in elective colonic surgery in 33 hospitals in The Netherlands. World journal of surgery. 2013;37(5):1082-93.
Ketentuan Lisensi
Artikel yang diterbitkan oleh Journal of Medical Science (JMS) menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0), kecuali dinyatakan lain pada artikel atau materi tertentu. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis.
Lisensi ini memperbolehkan siapa pun untuk:
- Berbagi: menyalin dan menyebarluaskan materi dalam media atau format apa pun.
- Mengadaptasi: mengolah, mengubah, menerjemahkan, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial.
Penggunaan tersebut harus memenuhi ketentuan berikut:
- Memberikan atribusi yang layak kepada penulis dan menyebutkan sumber publikasi di JMS.
- Menyertakan tautan ke lisensi CC BY 4.0 dan DOI atau tautan artikel apabila tersedia.
- Menunjukkan perubahan yang dilakukan tanpa memberi kesan bahwa penulis atau JMS mendukung penggunaan tersebut.
- Tidak menerapkan ketentuan hukum atau pembatasan teknologi yang menghalangi pihak lain menggunakan materi sebagaimana diizinkan lisensi.
Materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel mengikuti ketentuan yang dicantumkan pada materi tersebut. Lisensi tidak menghapus kewajiban menghormati hak privasi, hak moral, atau hak lain yang relevan.
Lisensi artikel yang telah diterbitkan sebelumnya tetap mengikuti keterangan pada masing-masing artikel. Ketentuan lengkap tersedia pada teks hukum lisensi CC BY 4.0.
