Mitra bestari membantu editor Journal of Medical Science (JMS) menilai mutu ilmiah naskah dan memberikan masukan untuk perbaikannya. Penelaahan harus dilakukan secara objektif, konstruktif, rahasia, dan tepat waktu. Rekomendasi penelaah menjadi pertimbangan editor, sedangkan keputusan akhir merupakan kewenangan editor.
Model penelaahan, tahapan proses, dan target waktu dijelaskan pada halaman Telaah Sejawat. Pedoman ini menjelaskan pelaksanaan tugas dan penyusunan laporan penelaahan.
1. Menanggapi Undangan Penelaahan
Sebelum menerima penugasan, pertimbangkan kesesuaian keahlian, kemampuan memenuhi tenggat, dan potensi konflik kepentingan. Terima atau tolak undangan melalui OJS sesuai petunjuk yang diterima. Jika hanya dapat menilai sebagian aspek naskah, sampaikan batasan keahlian tersebut kepada editor.
Ungkapkan hubungan pribadi, kolaborasi, hubungan supervisi, persaingan, kepentingan finansial, atau keadaan lain yang dapat mengganggu independensi. Apabila konflik baru diketahui setelah penelaahan dimulai, segera hubungi editor dan tunggu arahan sebelum melanjutkan.
2. Menjaga Kerahasiaan
- Perlakukan naskah, lampiran, dan komunikasi editorial sebagai dokumen rahasia, termasuk setelah penugasan selesai.
- Jangan membagikan naskah atau melibatkan rekan, mahasiswa, maupun pihak lain tanpa izin editor. Apabila pelibatan disetujui, pihak tersebut juga harus memenuhi kewajiban kerahasiaan dan pengungkapan konflik kepentingan.
- Jangan menggunakan data, gagasan, atau hasil yang belum diterbitkan untuk kepentingan pribadi atau pihak lain.
- Jangan menghubungi penulis secara langsung atau berupaya mengungkap identitasnya. Jika identitas dikenali dan menimbulkan konflik, laporkan kepada editor.
- Jangan mengunggah materi pengiriman ke layanan AI atau layanan eksternal tanpa izin yang sesuai dan perlindungan kerahasiaan yang memadai.
Ketentuan penggunaan AI dijelaskan pada halaman Kebijakan Penggunaan Kecerdasan Artifisial.
3. Melakukan Penilaian Ilmiah
Baca naskah secara menyeluruh dan sesuaikan penilaian dengan jenis artikel serta desain penelitian. Pertimbangkan aspek berikut:
- Relevansi dan kontribusi: kesesuaian dengan ruang lingkup JMS, kejelasan masalah, dan nilai tambah bagi ilmu atau pelayanan kesehatan.
- Judul dan abstrak: ketepatan mencerminkan tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan tanpa klaim berlebihan.
- Pendahuluan: kecukupan dasar ilmiah, kejelasan kesenjangan pengetahuan, dan tujuan penelitian atau kajian.
- Metode: kesesuaian rancangan, pemilihan subjek atau sumber data, pengukuran, prosedur, dan analisis dengan tujuan penelitian.
- Hasil: kejelasan pelaporan, konsistensi angka, serta kesesuaian tabel dan gambar dengan uraian.
- Pembahasan dan kesimpulan: ketepatan interpretasi, pertimbangan bias dan keterbatasan, serta kesimpulan yang didukung bukti.
- Referensi: relevansi, ketepatan atribusi, dan keterwakilan sumber ilmiah yang diperlukan.
- Transparansi dan etika: kecukupan pernyataan etik, persetujuan yang relevan, registrasi apabila dipersyaratkan, pendanaan, konflik kepentingan, dan ketersediaan data.
Untuk tinjauan pustaka, nilai kesesuaian cakupan, pemilihan sumber, keseimbangan pembahasan, dan kekuatan sintesis. Pada tinjauan sistematis atau meta-analisis, periksa pula strategi penelusuran, kriteria kelayakan, penilaian risiko bias, serta metode sintesis yang digunakan.
Jika suatu aspek memerlukan keahlian tambahan, seperti analisis statistik khusus, sampaikan kepada editor. Jangan memberikan kesan telah memverifikasi hal yang berada di luar kompetensi atau tidak dapat diperiksa dari informasi yang tersedia.
4. Menyusun Laporan Penelaahan
Gunakan bahasa yang sopan, jelas, dan berfokus pada isi naskah. Bedakan perbaikan yang diperlukan untuk mendukung validitas kesimpulan dari saran tambahan yang bersifat pilihan. Hindari meminta penelitian baru yang tidak diperlukan untuk menjawab tujuan artikel.
Laporan kepada penulis sebaiknya memuat:
- Ringkasan penilaian: uraian singkat mengenai tujuan artikel, kontribusi, dan kekuatan utamanya.
- Komentar mayor: masalah yang memengaruhi validitas, interpretasi, kelengkapan pelaporan, atau kelayakan kesimpulan.
- Komentar minor: perbaikan terbatas pada kejelasan kalimat, istilah, format, tabel, gambar, atau referensi.
Nomori komentar dan sebutkan bagian, halaman, tabel, atau gambar yang dimaksud apabila memungkinkan. Jelaskan alasan setiap kritik dan berikan arahan perbaikan yang dapat ditindaklanjuti. Hindari mencantumkan identitas penelaah pada laporan atau properti berkas anotasi.
5. Komentar Rahasia kepada Editor
Gunakan kolom khusus editor untuk menyampaikan rekomendasi keputusan, batasan penilaian, potensi konflik, atau dugaan pelanggaran etik. Masalah ilmiah yang perlu diperbaiki penulis tetap harus dijelaskan dalam komentar kepada penulis.
Apabila mencurigai plagiarisme, publikasi berulang, ketidakwajaran data, atau masalah etik lainnya, jelaskan indikasi dan sumber pembanding yang relevan secara rahasia. Jangan membuat tuduhan dalam komentar kepada penulis, melakukan penyelidikan mandiri, atau menghubungi institusi terkait tanpa arahan editor.
6. Rekomendasi kepada Editor
Pilih rekomendasi yang paling sesuai dengan hasil penilaian dan pilihan yang tersedia di OJS:
- Diterima: naskah telah memenuhi kelayakan ilmiah tanpa perbaikan substantif.
- Revisi minor: diperlukan perbaikan terbatas yang tidak mengubah dasar metode atau kesimpulan utama.
- Revisi mayor: diperlukan perbaikan substansial yang masih mungkin diselesaikan berdasarkan penelitian atau bahan yang tersedia.
- Ditolak: terdapat masalah mendasar yang tidak dapat diselesaikan melalui revisi yang wajar, atau alasan kuat lain yang dijelaskan kepada editor.
Pastikan rekomendasi konsisten dengan komentar dan jelaskan alasan utamanya. Penelaah tidak boleh menjanjikan penerimaan kepada penulis.
7. Integritas Saran Referensi
Sarankan referensi hanya apabila diperlukan untuk memperkuat dasar ilmiah atau memperbaiki pengakuan sumber. Jelaskan relevansinya. Jangan meminta sitasi terhadap karya sendiri, rekan, atau jurnal tertentu untuk meningkatkan jumlah sitasi atau sebagai syarat penerimaan.
8. Penyerahan Laporan dan Penelaahan Revisi
Kirimkan laporan melalui OJS sesuai tenggat yang disepakati. Apabila mengalami kendala, segera beri tahu editor agar perpanjangan atau pengalihan penugasan dapat dipertimbangkan.
Saat menelaah revisi, periksa tanggapan penulis dan perubahan terhadap komentar sebelumnya. Nilai alasan ilmiah apabila suatu saran tidak diterapkan. Komentar baru sebaiknya berfokus pada masalah yang muncul akibat revisi atau masalah penting yang sebelumnya terlewat, dengan alasan yang jelas.
9. Komunikasi dan Bantuan
Gunakan fasilitas komunikasi pada penugasan di OJS untuk meminta klarifikasi atau menyampaikan kendala. Jika tidak dapat mengakses sistem, hubungi redaksi melalui halaman Kontak JMS dengan menyebutkan nomor penugasan atau identitas naskah tanpa membagikan materi rahasia yang tidak diperlukan.
Pedoman ini dibaca bersama dengan Etika Publikasi dan kebijakan editorial JMS lainnya.
